image

Mengelola Activity pada Aplikasi Android (Bagian 3)

Sebelumnya kita sudah mencoba bagaimana caranya activity mengirim dan menangkap parameter. Berikutnya kita akan mencoba bagaimana caranya suatu activity menjadi anak (child) dari activity lainnya. Kesampingkan anggapan kalau ini seperti MDI (Multiple Document Interface) seperti yang kerap ditemukan pada aplikasi-aplikasi desktop, karena Android
image

Mengelola Activity pada Aplikasi Android (Bagian 2)

Kita lanjutkan kembali pembahasan mengenai mengelola activity. Kita mulai dengan mendesain layout untuk MainActivity yaitu berkas activity_main.xml. Kita tidak akan mengubah total desain yang sudah ada, kita akan tambahkan sebuah tombol lagi di bawah tombol yang sudah ada. Lengkapi skripnya menjadi seperti di bawah ini. <LinearLayout
image

Mengelola Activity pada Aplikasi Android (Bagian 1)

Halo Pembaca, Kita berjumpa lagi. Mohon maaf atas keterlambatan artikel di blog ini. Karena saya masih memonitor kinerja situs-situs saya yang baru dipindahkan ke VPS. Sempat khawatir, karena service mysqld pada server beberapa kali berhenti sendiri karena banyaknya proses yang tidak dapat ditangani oleh RAM di server yang hanya 512MB. Kita sudahi
image

Migrasi Blog dari Shared Hosting ke VPS

Halo pembaca, Mohon maaf kalau beberapa hari ini tidak ada perbaruan (update) pada blog ini. Saya sedang memigrasikan blog ini dari Shared Hosting ke VPS (Virtual Private Server) , seperti yang sudah saya utarakan di artikel: Lagi, Nelangsa Hosting Indonesia.Berhubung masa sewa di Kilat Hosting tinggal seminggu lagi berakhir, walau tanpa
image

Menyimpan dan Mengambil Nilai Pengaturan pada Android

Halo pembaca, Suatu aplikasi yang sering digunakan biasanya memiliki media untuk penyimpanan pengaturan (setting) sehingga saat aplikasi tersebut digunakan kembali, maka pengguna dapat menggunakan aplikasi tersebut sesuai dengan perubahan yang sudah dilakukan. Android mempunyai sebuah kelas yang dinamai dengan SharedPreferences yang dapat
image

Jagalah Akun Google Developer dan AdMob Anda Baik-Baik

Halo Pembaca, Artikel Android kali ini saya tidak akan membahas mengenai pengembangan aplikasi Android. Kita ngobrol-ngobrol ringan saja. Pembaca, setelah Anda terdaftar sebagai pengembang Android di Google Play dan terdaftar sebagai pengiklan di AdMob, jagalah kedua akun tersebut baik-baik. Karena apabila akun Anda ditangguhkan (suspend),
image

Publikasi Aplikasi Android di Google Play Store

Setelah berhasil mengekspor aplikasi Android, kini saatnya kita mencoba memublikasikan aplikasi tersebut di Google Play Store. Buka halaman Google Play Developer Console, di alamat: https://play.google.com/apps/publish/. Halaman Depan Google Play Developer Console Akan ditampilkan pop-up TAMBAH APLIKASI BARU. Ketikkan judul aplikasi Anda di kotak
image

Mengekspor Aplikasi Android

Setelah aplikasi selesai dikembangkan, saatnya Anda memublikasikan aplikasi tentunya. Sebelum proses publikasi, Anda harus mengekspor proyek Anda menjadi sebuah berkas aplikasi (berekstensi *.apk). Sebetulnya, pada saat Anda melakukan proses debugging (uji coba aplikasi), Eclipse sudah membuatkan sebuah berkas aplikasi. Ini dapat Anda temukan pada
image

Aplikasi Menghitung Zakat dengan Android (Bagian 2)

Halo pembaca! Mari kita lanjutkan proyek aplikasi sebelumnya: Aplikasi Menghitung Zakat dengan Android (Bagian 1). Ya, kita sudah menyiapkan layout untuk aplikasi yang sedang kita kembangkan. Ayo kita mulai tulis kodenya. Silakan ubah kode sumber untuk FragmentSatu.java menjadi seperti di bawah ini. package com.myapp.viewpager; import
image

Aplikasi Menghitung Zakat dengan Android (Bagian 1)

Halo pembaca! Sebelumnya kita sudah berhasil menambahkan iklan berformat interstitial pada aplikasi yang kita kembangkan. Seperti yang sudah saya utarakan pada artikel sebelumnya: Menyematkan Iklan ke dalam Aplikasi Android, bahwa kita akan membuat aplikasi untuk menghitung zakat. Ada tiga jenis zakat yang akan kita buatkan penghitungannya, yaitu: