Halo Pembaca,

Kita jumpa lagi setelah sekian lama. :D Kali ini saya ingin membahas seputar teknologi hosting. Pembaca, selain menulis, membaca, dan berhitung, saya mempunyai sebuah hobi lain, yaitu menonton. Ya walaupun informasi ini sebetulnya tidak penting untuk diketahui juga. :D Untuk memenuhi hobi ini, saya gemar mengunduh berkas-berkas video dengan menggunakan torrent. Torrent itu apa om? Googling saja! :D

Nah, biasanya saya mulai mengaktifkan torrent mulai pukul 01.00 dini hari, ya sebagai pengguna provider smartfren saya harus memanfaatkan fitur yang ditawarkan mereka, walaupun fiturnya sungguh menyiksa, salah satunya adalah quota 12GB gratis yang dapat digunakan dari pukul 01.00 sampai 07.00.

Pembaca, mengunduh dengan torrent dengan koneksi smartfren adalah perbuatan yang mulia. Karena kesabaran kita benar-benar diuji. Koneksi yang lambat dan sering terputus itulah malaikat yang dipersembahkan oleh provider (bukan hanya smartfren) di negeri kita untuk menambah pahala melalui ujian kesabaran. Baik, abaikan saja paragraf yang ini.

Bila Anda adalah pengikut artikel-artikel blog ini, tentu Anda tahu kalau blog ini saya hosting-kan pada VPS kepunyaan Ramnode. Karena kebetulan saya pengguna VPS, saya tertarik dengan tulisan keren berikut ini: Cara Install Torrent Leech di VPS Centos, kebetulan juga VPS saya menggunakan sistem operasi Linux CentOs 64Bit. Akhirnya saya terapkan apa yang diajarkan dari artikel tersebut.

Dan viola... Berhasil. Apa sih keuntungannya memasang Torrent Leech? Buat saya sendiri, saya bisa kapanpun mengunduh berkas video dengan torrent. Istimewanya, kecepatan unduhnya bisa sampai ratusan kali lipat daripada menggunakan provider lokal, maklum, teknologi yang dipakai adalah yang dimiliki si penyedia VPS. Lho, berkas video yang diunduh berarti tersimpan di server (VPS) dong bukan di komputer kita? Ya memang, saya masih harus mengunduh lagi. Tapi, karena unduh ulang ini bukan dengan torrent, proses unduh ulang ini bisa lebih cepat. Saya tinggal gunakan IDM (Internet Download Manager), saya atur jadual unduh mulai pukul 01.00 dan berhenti pukul 07.00. IDM juga dapat diperintah untuk meng-shutdown komputer saat proses unduh selesai, dan lagi tersedia pengaturan untuk mengkoneksi ulang koneksi internet bila terputus. Bisa ditinggal tidur dengan tenang deh. :D

Baik, percobaan pertama berhasil. Berikutnya, saya harus memasang Vesta CP pada VPS saya. Vesta CP adalah hosting control panel untuk mengelola VPS sehingga kita bisa membangun hosting pada VPS. Tanpa Vesta CP blog ini tidak akan dapat Anda akses, pembaca. :D

Kenapa pakai Vesta CP? Gratis, mudah, dan power full, menurut saya. Saya sudah coba beberapa hosting control panel yang gratis :D dan hasilnya mengecewakan. Kendala yang sering dialami adalah DNS yang tidak stabil. Berkat Vesta CP ini, Alhamdulillah blog ini masih bisa Anda akses. Kenapa tidak pakai hosting control panel yang berbayar om? Hehehe, pakai cPanel? Biaya sewa hosting control panel-nya lebih mahal daripada biaya sewa VPS-nya :lol: Mending uangnya saya pakai untuk upgrade layanan VPS.

Masalah mulai timbul, setelah memasang Vesta CP, Torrent Leech jadi tidak dapat diakses/digunakan. Galaupun melanda. Tidak mungkin saya menghapus Vesta CP atau mengganti dengan hosting control panel lain. Yang jadi masalah lain adalah, dokumentasi Vesta CP ini amat minim, pembaca. Mohon dimaklumi karena gratis. Setelah mengubek-ubek dokumentasi termasuk mengubek-ubek forum Vesta CP, akhirnya saya temukan pemecahannya, yaitu membuka kembali port-port yang dipakai oleh Torrent Leech yang kemudian ditutup oleh Vesta CP. Begini caranya...

Gunakan aplikasi FTP yang Anda miliki, atau bila Anda mahir Linux dan pantang menggunakan GUI, Anda boleh pakai putty. Saya sih lebih milih pakai aplikasi FTP kepunyaan SmartFTP. Kita mulai dengan menuju direktori /usr/local/vesta/data/firewall. Di sana akan terdapat 4 (empat) buah berkas berekstensi conf. Anda hanya perlu mengubah 2 (dua) berkas saja, yaitu: ports.conf dan rules.conf.

 Aplikasi SmartFTP

Aplikasi SmartFTP

Perubahan yang Anda lakukan adalah dengan menambah baris perintah seperti berikut ini:

1. ports.conf

PROTOCOL='TCP' PORT='9091'
2. rules.conf
RULE='11' ACTION='ACCEPT' PROTOCOL='TCP' PORT='9091,51413,49152-65535' IP='0.0.0.0/0' COMMENT='WEB' SUSPENDED='no' TIME='23:20:16' DATE='2015-10-22'
Nomor RULE pada skrip di atas sesuaikan dengan urutan baris terakhir pada berkas rules.conf.

Setelah menyimpan pembaruan berkas-berkas di atas, dengan menggunakan putty, jalankan perintah ini:

v-update-firewall
Bila perlu, lakukan restart server Anda. Selesai. Anda tinggal mencoba menggunakan Torrent Leech kembali.

 

Komentar Anda

Komentari